DUBAI HOUSEM A R K E T
Jawaban · 5 menit baca

Bagaimana cara kerja rencana pembayaran off-plan di Dubai?

Ditulis oleh
Jin Wei
Asia-Pacific Desk Lead · CNY/AED settlement specialist
Ditinjau oleh
Marco Vieira
Cross-border Investment Specialist · ex-Knight Frank
Diterbitkan: Diperbarui:

Rencana pembayaran off-plan di Dubai dirancang untuk menyesuaikan arus kas pembeli selama konstruksi. Struktur paling umum adalah 60/40: 60% dicicil selama konstruksi (2–4 tahun) dan 40% saat serah terima. Pengembang premium seperti Sobha, Emaar, DAMAC sering menawarkan rencana 50/50 atau 40/60 (dengan pasca-serah terima) pada proyek flagship.

Struktur tipikal

  1. Saat pemesanan: AED 10.000–50.000 setoran, dapat dikembalikan 7–14 hari.
  2. Penandatanganan SPA (dalam 30 hari): 10–20% uang muka, tidak dapat dikembalikan.
  3. Milestone konstruksi: 40–60% dalam 4–10 cicilan terkait kemajuan terverifikasi.
  4. Saat serah terima: sisa, biasanya 20–40%.
  5. Pasca-serah terima (opsional): sisa 10–30% dalam 2–5 tahun, bulanan atau triwulanan, tanpa bunga.

Ke mana uang sebenarnya pergi

Setiap pembayaran ditransfer ke rekening escrow yang diawasi RERA di bank UEA, tidak pernah langsung ke pengembang. Pengembang hanya dapat menarik dana berdasarkan milestone yang diverifikasi. Jika proyek terhenti, uang Anda tetap di escrow dan dikembalikan secara proporsional.

Kesimpulan

Rencana pembayaran off-plan Dubai ramah arus kas: ambang masuk rendah (10–20%), tanpa bunga, perlindungan escrow, perpanjangan opsional pasca-serah terima. Untuk pembeli Indonesia, peg AED-USD menghilangkan risiko nilai tukar USD/AED; IDR/USD perlu dikelola melalui konsolidasi mata uang Singapura/Hong Kong.

financeprocessinvestment
Telegram
Chat di WhatsAppBalas dalam 5 menit